Transformasi Teknologi dari Masa ke Masa πŸ“’

♡ Transformasi Teknologi
dari Masa ke Masa ♡


Disusun Oleh :


Elok Amalia Pasunja (11180676)

Hamasah Filistine (11181295)

Kelas 11.5A.39

Program Studi Sistem Informasi Akuntansi

Fakultas Teknik dan Informatika

Universitas Bina Sarana Informatika Kota Bogor A

2020

 

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), transformasi merujuk pada perubahan rupa, baik itu dari bentuk, sifat, ataupun fungsi. Transformasi juga memiliki arti berupa perubahan struktur gramatikal menjadi struktur gramatikal lain dengan menambah, mengurangi, atau menata kembali unsur-unsurnya. Singkatnya, kita bisa mengatakan bahwa transformasi adalah perubahan.

Berbicara tentang perubahan, apakah kalian menyadari hal apa yang sudah mengalami banyak perubahan? Yaaa, Benar!!! Teknologi! Banyak sekali perubahan pada teknologi dari masa ke masa. Namun, sebelum membahas tentang perubahannya, apakah kalian sudah tau apa yang dimaksud dengan teknologi?

Teknologi berasal dari kata technologia (bahasa Yunani) techno artinya ‘keahlian’ dan logia artinya ‘pengetahuan’. Teknologi adalah berbagai keperluan serta sarana berbentuk aneka macam peralatan atau sistem yang berfungsi untuk memberikan kenyamanan serta kemudahan bagi manusia.

Pada awalnya makna teknologi terbatas pada benda-benda berwujud seperti peralatan-peralatan atau mesin. Seiring berjalannya waktu, makna teknologi mengalami perluasan. Ia tidak terbatas pada benda berwujud, melainkan juga benda tak berwujud. semisal perangkat lunak, metode pembelajaran, metode bisnis, pertanian dan lain sebagainya. Jadi kesimpulannya; Teknologi adalah alat, mesin, cara, proses, kegiatan ataupun gagasan yang dibuat untuk mempermudah aktifitas manusia dalam kehidupan sehari hari.

Manusia menggunakan teknologi dalam bidang komunikasi, pembelajaran, transportasi, bisnis, manufaktur, pengamanan data dan lain sebagainya. Definisi teknologi luas, setiap orang mempunyai cara sendiri untuk memahami maknanya. Yang jelas, teknologi tidak terbatas pada smartphone, laptop, komputer, pesawat, kereta. Peralatan sederhana seperti palu, sendok, kursi, botol pun adalah bagian dari teknologi.


1.         Transformasi Teknologi pada Bidang Komunikasi

Teknologi Komunikasi adalah peralatan perangkat keras (hardware) dalam sebuah struktur organisasi yang mengandung nilai-nilai sosial yang memungkinkan setiap individu mengumpulkan, memproses dan saling tukar menukar informasi dengan individu-individu lain.

Hal-hal yang mendasari suatu hal dapat digolongkan ke dalam teknologi komunikasi, yaituː

a.  Teknologi komunikasi dapat diimplementasikan dalam suatu alat.

b. Teknologi komunikasi dilahirkan oleh sebuah struktur sosial, ekonomi dan politik.

c. Teknologi komunikasi membawa nilai yang berasal dari struktur ekonomi, sosial dan politik.

d. Teknologi komunikasi meningkatkan kemampuan indera manusia terutama kemampuan 

mendengar dan melihat.

Tahapan Transformasi Teknologi Komunikasi :


⛔ Masa Prasejarah

Pada masa prasejarah manusia telah menggunakan dan mengembangkan berbagai bentuk komunikasi dan informasi. Manusia mencoba menggunakan teknologi komunikasi berupa gambar yang menceritakan pengalaman kegiatan berburu pada dinding-dinding gua, menggunakan isyarat berupa bunyi untuk berkomunikasi dengan sesama dengan menggunakan genderang, terompet, api dan asap untuk menyampaikan pesan jarak jauh. Contoh karakter huruf yang digunakan pada masa ini adalah piktograf dan hierogliph.

Gambar : Hieroglyph Mesir Kuno

⛔ Masa Sejarah

Penemuan kertas oleh bangsa Cina menjadi tanda perkembangan bahasa tulis dan cikal bakal kertas saat ini. Pada masa ini, kertas terbuat dari serat bambu yang dihaluskan, disaring, dicuci kemudian diratakan dan dikeringkan. Dengan ditemukannya kertas, muncul teknologi percetakan dengan menggunakan balok kayu yang dilumuri tinta dan dicapkan pada kertas.

            

⛔ Masa Modern

Beberapa teknologi komunikasi yang digunakan adalah:

·                Mesin Cetak (1455)

Pada tahun 1455, Johann Guttenberg menciptakan mesin cetak pertama menggunakan pelat huruf yang terbuat dari besi. Pelat tersebut dapat diganti dalam bingkai yang terbuat dari kayu.


·                Mesin Analitik (1830)

Charles Babbage menciptakan mesin analitik yang mampu memasukkan data, mengolahnya dan mengeluarkan output berupa kartu. Dengan menggunakan mesin ini, Agusta Lady Byron untuk pertama kalinya menulis sebuah program komputer yang pertama di dunia. Meskipun bersifat mekanis, mesin ini mengilhami terciptanya mesin digital seperti komputer digital pertama yang disebut ENIAC I.


·                Telegraf dan Kode Morse (1837)

Pada tahun 1837, diciptakan mesin telegraf dan kode morse oleh Samuel Morse bersama dua kawannya, yaitu Sir William Cook dan Sir Charles Wheatstone. Mereka berhasil mengirimkan berita melalui kabel dengan kode Morse (denyut listrik) di antara dua tempat yang letaknya berjauhan.


·                Film Pertama (1861)

Film merupakan alat komunikasi untuk mengungkapkan gagasan kepada orang banyak. Awal mula film diciptakan pada tahun 1861.


·                Pesawat Telepon dan Fotografi (1877)

Berdasar pada teknologi telegraf, pada tahun 1877, Alexander Graham Bell menciptakan dan mengembangkan telepon yang dipergunakan secara umum untuk kali pertama. Pada masa ini, ditemukan pula fotografi dengan kecepatan tinggi oleh Edward Maybridge.


·                Pita Penyimpan Magnetis (1899)

Pada masa ini untuk kali pertama diciptakan sistem penyimpanan dalam tape (pita) magnetis yang terbuat dari pita plastik kuat yang disebut Mylar. Salah satu sisi pita tersebut dilapisi bahan magnet sejenis iron oxide (oksida besi).


·                Televisi Tabung (1923)

Zvorkyn menciptakan televisi tabung dan komponen yang digunakan masih berupa tabung vakum karena pada masa ini belum muncul teknologi transistor.


·                Media Penyimpanan Magnetic Tape (1940)

Dimulainya pengembangan ilmu pengetahuan dalam bidang komunikasi dan informasi terjadi pada masa Perang Dunia II. Pengembangan tersebut bertujuan untuk kepentingan pengiriman dan penerimaan dokumen-dokumen militer yang disimpan dalam bentuk magnetic tape.


·                Hiperteks (1945)

Vannevar Bush mengembangkan sistem pengkodean menggunakan hiperteks. Dengan pengkodean hiperteks dapat diciptakan halaman-halaman web yang digunakan dalam internet.


·                Komputer Digital (1946)

Setelah satu abad terciptanya analytical machine oleh Charles Babbage, komputer digital (ENIAC I) pertama di dunia diciptakan pada masa ini.


·                Transistor (1948)

Para peniliti di Bell Telephone mengembangkan transistor untuk mengganti tabung vakum yang sebelumnya digunakan. Selain bentuknya kecil, transistor hanya membutuhkan sumber daya listrik yang kecil dan tidak menimbulkan panas yang berarti.


·                Transistor Planner (1957)

Pada masa ini dikembangkan komponen elektronik transistor planner oleh Jean Hoerni. Dengan teknologi ini, jutaan transistor dapat dimasukkan ke dalam satu keping kecil kristal silikon. Pada tahun ini juga, Uni Soviet (USSR) meluncurkan satelit bumi buatan pertama yaitu Sputnik yang bertugas sebagai mata-mata.


·                Jaringan Komputer Desentralisasi (1962)

Rand Paul Barand ditugaskan untuk mengembangkan suatu sistem jaringan desentralisasi yang mampu mengendalikan sistem pemboman dan peluncuran peluru kendali dalam perang nuklir.


·                Jaringan Komputer Pertama di Amerika Serikat (1969)

Sistem jaringan yang pertama diberntuk dengan menghubungkan empat titik tempat dengan kekuatan 50 Kbps.

 

·                Program E-mail (1972)

Ray Tomlison pertama kali menciptakan program e-mail yaitu pengiriman pesan teks atau surat secara elektronik lewat internet.


·                Internet (1973 - 1990)

Istilah internet diperkenalkan dalam sebuah karya tulis mengenai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). Kemudian dilanjutkan dengan dilakukan pengembangan protokol jaringan.

Selain itu, kita juga dapat menyimak ringkasan tentang gambaran perkembangan Teknologi Komunikasi, pada video berikut;


Dampak Positif Perkembangan Teknologi Komunikasi


1.         Menghubungkan Orang di Seluruh Dunia

Perkembangan teknologi komunikasi saat ini memiliki dampak global. Artinya, jika dahulu kita memiliki keterbatasan jarak untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain tidak demikian dengan sekarang. Tidak terbatas antar kota dan antar wilayah saja, komunikasi saat ini dapat terjalin bahkan ke semua orang yang ada di seluruh penjuru dunia. Bukan hanya itu saja, kita pun dapat terhubung dengan sangat cepat bahkan dalam hitungan detik saja.


2.         Penyebaran Informasi yang Cepat

Perkembangan teknologi juga memberikan dampak positif pada penyebaran informasi. Jika dahulu kita masih mengandalkan surat kabar atau televisi untuk tahu informasi terkini, sekarang internet mengambil peran keduanya. Kehadiran internet membuat penyebaran informasi terjadi dengan sangat cepat bahkan real time. Apa yang terjadi detik ini di belahan bumi lain dapat secara langsung Anda ketahui saat itu juga.


3.         Munculnya Media Sosial

Salah satu perkembangan teknologi komunikasi ditandai dengan munculnya media sosial. Media sosial adalah sarana untuk kita agar dapat terhubung dengan teman, keluarga, kerabat dimana saja melalui suatu platform khusus. Contoh sosial media yang banyak dipakai oleh masyarakat adalah Facebook, Instagram dan Twitter. Selain menghubungkan kita dengan teman lama dan kerabat yang jauh, media sosial dimanfaatkan untuk kepentingan bisnis. Melakukan promosi dan jual beli lewat media sosial bahkan kini menjadi cara yang sangat efektif dalam mengumpulkan pundi-pundi rupiah.


4.         Sarana Berbagi File

Perkembangan teknologi komunikasi yang ada sekarang juga memudahkan kita untuk berbagi file. Mulai dari musik, video, film dan berbagai data lainnya dapat kita peroleh dengan beberapa klik saja. Melalui media perantara internet, kegiatan berbagi file ini menjadi lebih mudah lagi untuk dilakukan.


5.         Memajukan Dunia Pendidikan

Perkembangan teknologi komunikasi yang pesat juga mendukung kemajuan dunia pendidikan. Kini masyarakat yang tinggal di pelosok atau desa-desa terpencil juga dapat menikmati internet. Oleh karena itu, informasi yang mereka dapatkan saat ini tidak bergantung pada narasumber buku saja. Melalui internet, para siswa mendapat tambahan pengetahuan dan wawasan yang baru dengan sangat mudah dan cepat. Pemerataan pendidikan pun sekarang menjadi hal yang tidak mustahil lagi mengingat teknologi komunikasi sekarang dapat dirasakan manfaatnya bahkan di tempat terpencil.

 

Dampak Negatif Perkembangan Teknologi Komunikasi

Disamping memberikan banyak dampak positif, ternyata masih ada dampak negatif yang bisa terjadi dalam perkembangan teknologi komunikasi. Kemajuan teknologi komunikasi yang ada sekarang justru menurunkan semangat juang bagi sebagian orang. Karena segalanya terasa mudah, banyak murid misalnya yang hanya murni melakukan copy paste dalam mengerjakan tugas-tugas yang diberikan.

Dalam bidang bisnis, kemajuan teknologi komunikasi juga memicu maraknya cyber crime. Kejahatan virtual seperti hacking dan carding juga telah merugikan banyak orang. Oleh sebab itu kita harus lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi online agar tidak terjerumus dalam penipuan.

Pesatnya perkembangan teknologi komunikasi yang ada sekarang juga menyerang kehidupan sosial masyarakat. Tindakan cyberbullying, penyebaran berita hoax, ujaran kebencian dan konten pornografi dinilai cukup meresahkan. Efek yang ditimbulkan pun bukan perkara sepele karena akan merusak generasi bangsa dan memecah belah persatuan.


2.        Transformasi Teknologi pada Bidang Pendidikan

Teknologi Pendidikan adalah studi dan etika praktik untuk memfasilitasi dan meningkatkan kinerja belajar. Studi dan etika praktik tersebut dapat melalui penciptaan, penggunaan, pengaturan proses, dan sumber daya teknologi.

Teknologi Pendidikan merupakan perpaduan dari unsur manusia, mesin, ide, prosedur, dan pengelolaannya. Teknologi Pendidikan bersifat abstrak. Dalam hal ini Teknologi Pendidikan bisa dipahami sebagai sesuatu proses yang kompleks, dan terpadu yang melibatkan orang, prosedur, ide, peralatan, dan organisasi untuk menganalisis masalah, mencari jalan untuk mengatasi permasalahan, melaksanakan, menilai, mengelola pemecahan masalah yang mencakup semua aspek belajar manusia.

Tahapan Transformasi Teknologi Pendidikan:

Teknologi pendidikan, secara umum, telah melewati lima tahap, yaitu:


πŸ”±Tahap pertama dari teknologi pendidikan digabungkan dengan penggunaan alat bantu seperti grafik, peta, simbol, model, spesimen dan bahan beton. Teknologi pendidikan adalah istilah yang digunakan sebagai sinonim untuk alat bantu audio-visual.


πŸ”±Tahap kedua dari teknologi pendidikan dikaitkan dengan 'revolusi elektronik' dengan pengenalan dan pembentukan hardware canggih dan perangkat lunak. Penggunaan berbagai alat bantu audio visual seperti proyektor, lentera ajaib, tape-recorder, radio dan televisi membawa perubahan revolusioner dalam skenario pendidikan. Dengan demikian, konsep teknologi pendidikan itu diambil dalam hal ini instrumen canggih dan peralatan untuk presentasi yang efektif dari bahan ajar.


πŸ”±Tahap ketiga dari teknologi pendidikan terkait dengan perkembangan media massa yang pada gilirannya menyebabkan 'revolusi komunikasi 'untuk tujuan instruksional. Komputer-dibantu Instruksi (CAI) yang digunakan untuk pendidikan sejak tahun 1950-an juga menjadi populer selama era ini.


πŸ”± Tahap keempat dari teknologi pendidikan adalah dilihat oleh proses individual instruksi. Penemuan pembelajaran diprogram dan instruksi diprogram memberikan dimensi baru untuk teknologi pendidikan. Sebuah sistem belajar mandiri berdasarkan bahan diri instruksional dan mesin mengajar muncul.


πŸ”±Konsep terbaru dari teknologi pendidikan dipengaruhi oleh konsep rekayasa sistem atau pendekatan sistem yang berfokus pada laboratorium bahasa, mengajar mesin, diprogram instruksi, teknologi multimedia dan penggunaan komputer dalam instruksi. Menurut itu, teknologi pendidikan adalah cara sistematis merancang, melaksanakan dan mengevaluasi proses total belajar mengajar dalam hal tujuan spesifik berdasarkan penelitian.

 Berikut ini adalah video tentang salah satu contoh metode pembelajaran modern, yaitu e-learning dan online learning:


Dampak Positif Perkembangan Teknologi Pendidikan

Pengembangan dan penerapan teknologi informasi juga bermanfaat untuk pendidikan (Suripto dkk, 2014: 3), antara lain:

  • Munculnya Media Massa, khususnya media elektronik sebagai sumber ilmu dan pusat Pendidikan. Seperti jaringan Internet, Lab. Komputer Sekolah dan lain-lain.

Dampak dari hal ini yaitu guru bukanlah satu-satunya sumber ilmu pengetahuan, sehingga siswa dalam belajar tidak perlu terlalu terpaku terhadap Informasi yang diajarkan oleh guru, tetapi juga dapat mengakses materi pelajaran langsung dari Internet, oleh karena itu guru disini bukan hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembimbing siswa untuk mengarahkan dan memantau jalannya pendidikan, agar siswa tidak salah arah dalam menggunakan Media Informasi dan Komunikasi dalam pembelajaran.

  • Munculnya metode-metode pembelajaran yang baru, yang memudahkan siswa dan guru dalam proses pembelajaran.

Dengan kemajuan Teknologi terciptalah metode-metode baru yang membuat siswa mampu memahami materi-materi yang abstrak, karena materi tersebut dengan bantuan Teknologi bisa dibuat abstrak, dan dapat dipahami secara mudah oleh siswa.

  • Sistem pembelajaran tidak harus melalui tatap muka.

Selama ini, proses pembelajaran yang kita kenal yaitu adanya pembelajaran yang disampaikan hanya dengan tatap muka langsung, namun dengan adanya kemajuan teknologi, proses pembelajaran tidak harus mempertemukan siswa dengan guru, tetapi bisa juga menggunakan jasa pos Internet dan lain-lain.

  • Adanya sistem pengolahan data hasil penilaian yang menggunakan pemamfaatan Teknologi.

Dulu, ketika orang melakukan sebuah penelitian, maka untuk melakukan analisis terhadap data yang sudah diperoleh harus dianalisis dan dihitung secara manual. Namun setelah adanya perkembangan IPTEK, semua tugasnya yang dulunya dikerjakan dengan manual dan membutuhkan waktu yang cukup lama, menjadi sesuatu yang mudah untuk dikerjakan, yaitu dengan menggunakan media teknologi, seperti Komputer, yang dapat mengolah data dengan memamfaatkan berbagai program yang telah di installkan.

  • Pemenuhan kebutuhan akan fasilitas pendidikan dapat dipenuhi dengan cepat.

Dalam bidang pendidikan tentu banyak hal dan bahan yang harus dipersiapkan, salah satu contoh, yaitu; Penggandaan soal Ujian, dengan adanya mesin foto copy, untuk memenuhi  kebutuhan akan jumlah soal yang banyak tentu membutuhkan waktu yang lama untuk mengerjakannya apabila dilakukan secara manual. Tapi dengan perkembangan teknologi semuanya itu dapat dilakukan hanya dalam waktu yang singkat. Khususnya dalam kegiatan pembelajaran, ada beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari perkembangan IPTEK, yaitu:

1)        Pembelajaran menjadi lebih efektif dan menarik.

2)        Dapat menjelaskan sesuatu yang sulit / Kompleks.

3)        Mempercepat proses yang lama.

4)        Menghadirkan peristiwa yang jarang terjadi.

5)        Menunjukkan peristiwa yang berbahaya atau diluar jangkauan.

 Selain itu, marilah kita simak video penjelasan tentang Kecerdasan Buatan dalam Bidang Pendidikan:

Dampak Negatif Perkembangan Teknologi Pendidikan

Disamping dampak positif yang ditimbulkan oleh perkembangan IPTEK, juga akan muncul dampak negatif yang akan ditimbulkan oleh perkembangan IPTEK dalam proses pendidikan, (Sudibyo, 2011:182) antara lain:

·                E-learning yang dapat menyebabkan pengalih fungsian guru dan mengakibatkan guru jadi tersingkirkan, atau juga menyebabkan terciptanya individu yang bersifat individual karena sistem pembelajaran dapat dilakukan dengan hanya seorang diri. Bahkan dimungkinkan etika dan disiplin peserta didik susah atau sulit untuk diawasi dan dibina, sehingga lambat laun etika dan manusia khususnya para peserta didik akan menurun drastis, serta hakikat manusia yang utama yaitu sebagai makhluk sosial akan tergerus.

·                Seringnya mengakses internet dikhawairkan siswa/mahasiswa bukannya benar-benar memanfaatkan teknologi informasi dengan optimal, tetapi malah mengakses hal-hal yang tidak baik, seperti pornografi, game online. Bahkan dapat terkena cyber-relational addiction ialah keterlibatan yang berlebihan pada hubungan yang terjalin melalui internet (seperti melalui chat room dan virtual affairs) sampai kehilangan kontak dengan hubunganhubungan yang ada dalam dunia nyata.

·                Peserta didik bisa terkena information overload, yakni menemukan informasi yang tidak habis habisnya yang tersedia di internet, sehingga rela menghabiskan waktu berjam-jam untuk mengumpulkan dan mengorganisir informasi yang ada, yang akhirnya dapat membuat seseorang kecanduan, terutama menyangkut pornografi dan dapat menghabiskan uang karena hanya untuk melayani kecanduan tersebut.

·                Pelajar atau juga mahasiswa menjadi pecandu dari keberadaan dunia maya secara berlebihan. Hal ini bisa terjadi ketika siswa/mahasiswa tidak memiliki sikap skeptic serta kritis terhadap sesuatu hal yang baru. Apalagi dalam konteks dunia maya (internet) mereka secara tidak langsung telah masuk di dalam dunia yang over free, maka sangat penting adanya kedua sikap di atas untuk menjadi benteng atau filter dari segala sumber informasi yang ada. Selain itu, yang tidak kalah pentingnya ialah perhatian dari orang tua juga sangat berperan dalam menanamkan nilai-nilai tentang sebuah norma agama sebagai landasan hidup.

·                Tindakan kriminal (Cyber Crime). Di dalam dunia pendidikan hal ini dapat terjadi, misalnya pencurian dokumen atau asset penting tentang sebuah tatanan pendidikan yang sesungguhnya dirahasiakan (dokumen mengenai ujian akhir atau negara) dengan media internet.

·                Menimbulkan sikap yang apatis pada masing-masing individu, baik bagi pelajar/siswa/ mahasiswa maupun pengajar/guru/dosen. Hal ini dapat dilihat misalnya pada sistem pembelajaran yang bersifat virtual maupun e-learning. Di mana sistem pembelajaran yang tidak saling bertemu antara peserta didik dengan pengajar, maka dapat terjadi peserta didik kurang aktif dalam sistem pembelajaran dan hasilnya tidak maksimal (Asmani, 2011: 149).


3.        Transformasi Teknologi pada Bidang Transportasi

Teknologi transportasi adalah sebuah teknologi yang mampu mendukung pemindahan manusia atau barang dari satu tempat ke tempat lain dengan menggunakan sebuah kendaraan yang digerakkan oleh manusia ataupun mesin, lalu transportasi sendiri digunakan dan diciptakan untuk memudahkan manusia dalam melakukan aktifitas sehari-hari.

Tahapan Transformasi Teknologi Transportasi :


πŸ’— Pada jaman dahulu manusia mengangkut barang masih menggunakan kerbau atau kuda, lalu berkembang menggunakan becak, dan sekarang sudah menggunakan mobil .

Dampaknya : Memudahkan manusia untuk mengangkut barang yang dibawa dan lebih cepat mencapai untuk perpindahan barang jalur darat


πŸ’—Pada jaman dahulu balon udara menjadi mode angkut yang digunakan perusahaan penerbangan. Sekarang sudah menggunakan pesawat sebagai  mode angkut pada perusahaan penerbangan

Dampaknya : Mempersingkat waktu perjalanan dan keamanan lebih terjaga saat melewati jalur udara


πŸ’—Pada jaman dahulu manusia masih menggunakan rakit kayu untuk menyeberangi dan mengangkut barang melewati laut, sungai ataupun danau, kemudian berkembang menjadi sampan dan perahu layar hingga sekarang berkembang menjadi kapal bermesin seperti kapal pesiar, kapal feri,  dan kapal tanker

Dampaknya : Memudahkan banyak orang menyebrangi lautan dan mengangkut barang jalur air.


πŸ’—Pada jaman dahulu orang berpergian dengan menggunakan delman yaitu kereta beroda dua yang ditarik kuda kemudian berkembang menggunakan sepeda dan sekarang sudah menggunakan sepeda motor.

Dampaknya :  perjalanan lebih cepat dan bisa digunakan sebagai mata pencaharian


πŸ’—Pada jaman dahulu masyrakat menggunakan kereta api yang berbahan bakar batu bara yang cenderung kurang cepat perjalanannya sekarang sudah berkembang dengan adanya kereta listrik.

Dampaknya : kereta listrik berkecepatan lebih tinggi lebih cepat sampai tujuan dan orang-orang akan lebih memilih untuk mempersingkat waktu perjalanan.

Berikut ini adalah perkembangan transportasi umum di Indonesia:


Dampak Positif Perkembangan Teknologi Transportasi

·                Tingkat kenyamanan saat berkendara semakin tinggi

·                Murahnya biaya transportasi umum

·                Waktu yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan semakin cepat

·                Ilmu pengetahuan dan teknologi semakin mudah diperoleh

·                Mempermudah akses untuk memenuhi kebutuhan

·                Meningkatkan keterbukaan akan hal baru bagi masyarakat

·                Mempermudah pendistribusian barang-barang

·                Menjadi peluang usaha bagi pedagang 

Dampak Negatif Perkembangan Teknologi Transportasi

·                Menyebabkan polusi udara

·                Menimbulkan perilaku konsumtif

·                Membuat ketergantungan dan kecanduan terhadap teknologi

·                Meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas

·                Menjadi daya ukur keberhasilan finansial seseorang

·                Kesenjangan ekonomi akan semakin nampak

·                Menyebabkan kemacetan di jalan raya

·                Minyak bumi menjadi semakin langka

·                Alam menjadi tidak indah (elastis)

·                Terjadi pencemaran udara serta pencemaran suara

·                Tingginya kadar polusi udara

·                Berkurangnya area pertanian

 Walaupun banyak sekali manfaat dari terciptanya kendaraan modern, namun ada juga efek negatifnya, yaitu polusi dari asap kendaraan yang dikeluarkan, dan polusi tersebut sangat berbahaya bagi manusia, berikut ini adalah penjelesalan tentang bahayanya polusi asap kendaraan:



4.        Transformasi Teknologi pada Bidang Bisnis / Ekonomi

Kemajuan teknologi di bidang ekonomi bisa dilihat dari sistem keuangan yang digunakan oleh banyak orang saat ini. Misalnya, zaman dahulu transaksi pembelian dan penjualan dilakukan secara manual tetapi sekarang mulai beralih ke sistem online, yang dimana pembeli dan penjual tidak harus saling bertatap muka untuk bertransaksi.

Sistem keuangan lainnya yang juga semakin maju dan berkembang di bidang teknologi ini adalah hadirnya e-money, yang semakin memudahkan sistem pembayaran di segala hal.

πŸ’• E-business atau Electronic Business

E-business atau Electronic Business dapat diterjemahkan sebagai kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dan semiotomatis dengan menggunakan sistem informasi komputer, yaitu berupa suatu kegiatan transaksi, jual-beli, maupun bisnis yang dilakukan melalui perangkat elektronik atau dengan internet sehingga perusahaan dapat langsung berinteraksi dengan costumer, supplier, maupun rekan bisnis perusahaan, serta dapat memenuhi permintaan dan melayani kepuasan pelanggan secara lebih baik. E-bisnis juga memungkinkan suatu perusahaan untuk berhubungan dengan sistem pemrosesan data internal dan eksternal mereka secara lebih efisien dan fleksibel.


Ø   5 keuntungan e-bisnis menurut Charles R. Rieger dan Mary P. Donato yaitu:

·                Efesiensi

Manfaat paling cepat yang dapat diperoleh perusahaan yang terjun dalam E-bisnis adalah perbaikan tingkat efisiensi. Dengan dimanfaatkannya teknologi informasi di dalam berbagai rangkaian bisnis sehari-hari, maka akan terlihat bagaimana perusahaan dapat mengurangi total biaya operasional yang biasa dikeluarkannya.


·                Efektivitas

Efektivitas dirasakan ketika terjadi perubahan-perubahan yang cukup signifikan dalam cara perusahaan melakukan aktivitas operasional sehari-hari. Dengan teknologi informasi, perusahaan dapat berhubungan dengan pelanggannya secara nonstop selama 24 jam. Contoh penerapan konsep e-supply chain membuat managemen dapat meningkatkan service level kepada pelangganya, contoh lainnya dengan mengimplementasikan aplikasi ERP pada perusahaan memberikan dampak meningkatnya kualitas pengambilan keputusan dari manajemen.


·                Jangkauan

Dengan menggunakan e-bisnis, Perusahaan mampu memperluas jangkauan dan ruang gerak perusahaan untuk ekspansi dengan mudah (menembus batas ruang dan waktu) tanpa memerlukan biaya yang relatif mahal, dan juga memenuhi kebutuhan pelanggan, sehingga pelanggan lebih nyaman dan aman dalam menggunakan jasa yang di tawarkan. Selain itu memungkinkan perusahaan untuk memperluas jangkauan domain kerja sama dengan mitranya secara signifikan.


·                Struktur

Terciptanya berbagai jenis produk dan jasa baru akibat konvergensi berbagai sektor industri yang selama ini secara struktur terlihat berdiii sendiri-sendiri. Contohnya adalah; bagaimana sebuah kendaraan dapat jual dengan cara lelang, sebuah bank virtual yang berfungsi sebagai penasehat keuangan dan lainnya.


·                Peluang

Terbukanya kesempatan yang lebar bagi pelaku bisnis untuk berinovasi menciptakan produk maupun jasa baru akibat berkembangkanya teknologi informasi baru dari waktu ke waktu. Contohnya dalam bidang pendidikan adalah; saat ini semakin marak situs penyelengara pendidikan secara online / virtual.

 

Selain itu juga terdapat manfaat e-business;

Ø   Bagi Perusahaan, yaitu Memperluas pasar hingga mencakup pasar nasional dan pasar global, sehingga perusahaan dapat menjangkau lebih banyak pelanggan, memilih pemasok terbaik dan menjamin relasi dengan mitra bisnis yang dinilai paling cocok.

Ø   Bagi Customer, yaitu Memungkinkan konsumen berbelanja atau melakukan transaksi lainnya setiap saat (24 jam sehari) dan dari hampir semua lokasi.

Ø   Bagi Masyarakat, yaitu Memungkinkan lebih banyak orang bekerja di rumah dan lebih jarang bepergian untuk berbelanja, sehingga kemacetan dan polusi udara bisa berkurang.


πŸ’• E-commerce

E-commerce atau perdagangan elektronik adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.


Ø   Keuntungan E-Commerce

·                Pelayanan terhadap pelanggan lebih baik.

·                Hubungan dengan pemasok dan masyarakat keuangan menjadi lebih baik.

·                Pengembalian atas investasi pemegang saham dan pemilik yang meningkat.


Ø   Keuntungan Bagi Perusahaan

  • Dapat menjangkau pembeli potensial dalam jumlah besar dalam hitungan global,
  • Biaya iklan lebih murah daripada media iklan TV, koran atau Radio dengan tampilan bisa update terbaru dengan biaya minimal,
  • Dapat memanfaatkan media social untuk komunikasi dengan pemasok, pabrik, penyalur dan pelanggan secara online,
  • Tingkat pemasaran dapat dikembanagkan sesuai dengan keinginan pembeli,
  • Tidak dikenai pajak penjualan.

Ø   Keuntungan Bagi Konsumen

  • Electronic commerce memungkinkan pelanggan untuk berbelanja atau melakukan transaksi lain selama 24 jam sehari sepanjang tahun dari hamper setiap lokasi.
  • Electronic commerce meemberikan lebih banyak pilihan kepada pelanggan; mereka bisa memilih berbagai produk dari banyak vendor.
  • Electronic commerce menyediakan produk-produk dan jasa yang tidak mahal kepada pelanggan dengan cara mengunjungi banyak tempat dan melakukan perbandingan secara cepat.
  • Dalam beberapa kasus, khususnya pada produk-produk yang digitized, EC menjadikan pengiriman menjadi sangat cepat.
  • Pelanggan bisa menerima informasi relevan secara detail dalam hitungan detik, bukan lagi hari atau minggi.
  • Electronic commerce memungkinkan partisipasi dalam pelelangan maya (virtual auction).
  • Electronic commerce memberi tempat bagi para pelanggan untuk berinteraksi dengan pelanggan lain di electronic community dan bertukar pikiran serta berbagai pengalaman.
  • Electronic commerce memudahkan persaingan, yang pada akhirnya akan menghasilkan diskon secara substansial.

Ø   Keuntungan Bagi Masyarakat

  • Electronic commerce memungkinkan orang untuk bekerja di dalam rumah dan tidak banyak keluar untuk berbelanja, akibatnya ini akan menurunkan arus kepadatan lalu lintas di jalan serta mengurangi polusi udara.
  • Elctronic commerce memungkinkan sejumlah barang dagangan dijual dengan harga lebih rendah, sehingga orang yang kurang mampu bisa membeli lebih banyak dan meningkatkan taraf hidup mereka.
  • Electronic commerce memungkinkan orang di negara-negara Dunia ketiga dan wilayah pedesan untuk menikmati aneka produk dan jasa yang akan susah mereka dapatkan tanpa EC. Ini juga termasuk peluang untuk belajar berprofesi serta mendapatkan gelar akademik.
  • Electronic commerce memfasilitasi layanan publik, seperti perawatan kesehatan, pendidikan, dan pemerataan layanan sosial yang dilaksanakan pemerintah dengan biaya yang lebih rendah, dan dengan kualitas yang lebih baik. Layanan perawatan kesehatan, misalnya, bisa menajangkau pasien di daerah pedesaan.

Berikut ini adalah pernyataan dari Menteri Keuangan Indonesia, Ibu Sri Mulyani, yang sangat setuju dengan penggunaan e-Commerce, karena sangat membantu untuk tetap dapat melakukan kegiatan jual beli walau pada masa pandemi corona saat ini:


5.        Transformasi Teknologi pada Bidang Manufaktur

Tahapan Transformasi Teknologi Manufaktur :


πŸ’˜Revolusi industri pertama terjadi pada pertengahan abad ke-18 ditandai dengan penemuan mesin uap yang digunakan pada proses produksi barang. Saat itu, di Inggris mesin uap digunakan sebagai alat tenun mekanis pertama pada industri tekstil. Sebelumnya masyarakat Inggris masih menggunakan tenaga manusia dalam menenun.


πŸ’˜Revolusi kedua terjadi di awal abad 20. Ditandai dengan penemuan tenaga listrik.  Pada era ini juga terdapat spesialisasi pekerjaan. Pekerja dituntut untuk mempelajari satu bidang dan memperdalamnya. Revolusi industri kedua juga akhirnya berdampak pada kondisi militer pada perang dunia II. Ribuan transportasi tempur diproduksi secara cepat dan massal menggunakan conveyor belt dan juga tenaga listrik. Era Industri ini juga menandakan adanya perubahan masyarakat agraris menjadi masyarakat industri manufaktur. Pada era revolusi 2.0, manusia dituntut untuk mempelajari mesin dan kelistrikan.


πŸ’˜Revolusi industri 3.0 ditandai dengan komputasi data. Pada era ini manusia tidak lagi memiliki peranan penting dalam proses produksi. Industri bukan hanya mengandalkan proses dan tenaga namun juga informasi.


πŸ’˜Revolusi industri 4.0 tercetus muncul pada pada tahun 2000-2005. Salah satunya adalah penggunaan robot pada industri manufaktur, pengolahan data yang tersimpan pada internet, collaborative-working yang terhubung dengan internet, dan juga otomasi beberapa pekerjaan seperti ticketing dan juga pengarsipan. Orang-orang meyakini bahwa revolusi industri 4.0 akan menghapus beberapa bidang pekerjaan yang repetitif sehingga dapat mengancam siapapun terutama beberapa generasi seperti generasi boomers atau X. Pada industri 4.0 SDM perusahaan tidak lagi berfokus pada jumlah produksi, namun persaingan yang lebih dalam seperti bagaimana industri mampu memberikan inovasi, memaksimalkan pelayanan, dan juga kecepatan pengembangan ide.


Berikut ini adalah gambaran dan ringkasan tentang Revolusi Industri 1.0 sampai 4.0:


Dampak Positif Perkembangan Teknologi Manufaktur

Industrialisasi berperan penting dalam pembangunan negara-negara belum maju. Catatan sejarah menunjukkan, negara-negara maju di dunia memutus lingkaran setan kemiskinan. Caranya dengan melakukan industrialisasi daripada fokus pada pertanian atau produksi sumber daya nasional.

Berikut ini beberapa dampak positif industrialisasi:


·                Peningkatan pendapatan nasional

Industrialisasi memungkinkan negara-negara mengoptimalkan sumber daya mereka yang mulai berkurang. Industrialisasi meningkatkan kuantitas dan kualitas akan barang-barang yang diproduksi suatu perusahaan. Inilah yang membuat kontribusi lebih besar pada produk nasional bruto atau Gross National Product (GNP).


·                Standar hidup yang lebih tinggi

Dalam masyarakat industri, tenaga kerja lebih berharga. Apabila produktivitas lebih tinggi maka pendapatan individu meningkat.


·                Stabilitas ekonomi

Negara yang bergantung pada produksi dan ekspor bahan mentah saja tidak dapat mencapai tingkat pertumbuhan ekonomi yang cepat. Permintaan yang terbatas dan fluktuatif akan produk pertanian dan bahan mentah didukung ketidakpastian alam akan menghambat kemajuan ekonomi. Kemajuan ekonomi yang terhambat mengarah pada ekonomi yang tidak stabil atau tidak aman.


·                Peningkatan neraca pembayaran

Industrialisasi mengubah pola perdagangan luar negeri di dalam suatu negara. Peningkatan ekspor barang-barang manufaktur lebih menguntungkan dalam valuta asing. Pada saat yang sama memproses bahan mentah di dalam negeri akan membatasi impor barang sehingga menghemat devisa. Dampak orientasi ekspor dan substitusi impor dari industrialisasi membantu meningkatkan neraca pembayaran.


·                Menstimulasi kemajuan sektor lain

Industrialisasi mendorong kemajuan sektor-sektor ekonomi lainnya. Perkembangan pada satu industri berdampak pada pengembangan dan perluasan industri terkait.


·                Peningkatan peluang kerja

Industrialisasi memberikan peningkatan kesempatan kerja di industri skala kecil dan besar. Industri menyerap pekerja yang menganggur dan pengangguran dari sektor pertanian sehingga meningkatkan pendapatan masyarakat.


·                Spesialisasi pekerja lebih besar

Industrialisasi membuka jalan pada tenaga kerja khusus atau tenaga kerja ahli untuk lebih dikenal. Pembagian kerja ini meningkatkan produk nilai marjinal tenaga kerja. Tenaga kerja khusus lebih menguntungkan. Pendapatan sektor pekerja di industri rata-rata akan lebih tinggi daripada pekerja di sektor pertanian.

 

Dampak Negatif Perkembangan Teknologi Manufaktur


·                Urbanisasi

Akibat industrialisasi, orang-orang dari pedesaan akan migrasi ke kota karena mencari pekerjaan di pabrik. Urbanisasi adalah perpindahan masyarakat dari desa ke kota. Akibatnya, populasi penduduk di kota meningkat.


·                Pencemaran lingkungan

Dikutip dari Investopedia, Industrialisasi berkontribusi negatif terhadap lingkungan. Antara lain polusi (baik udara, air dan tanah), peningkatan emisi gas rumah kaca dan pemanasan global, perubahan iklim. Proses industrial dapat menyebabkan masalah kesehatan pada manusia hingga punahnya spesies baik tanaman maupun hewan akibat eksploitasi.


·                Kesenjangan pendapatan

Pemisahan modal dan tenaga kerja menciptakan perbedaan pendapatan antara buruh dan orag-orang yang mengendalikan sumber daya modal.

    Sekarang ini indonesia sedang memasuki Revolusi Industri 4.0, alangkah baiknya jika kita, sebagai masyarakat yang budiman mengetaui dampak Positif dan Negatif dari Revolusi Industri 4.0 tersebut agar kita dapat mengambil yang hal baik dan membuang hal yang buruk dari Revolusi Industri 4.0 tersebut:


Komentar

  1. Kunjungi postingan terbaru kamiii di : https://randommefandome.blogspot.com/2020/10/revolusi-industri-40.html

    πŸ’œπŸ’œπŸ’œ

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

REVOLUSI INDUSTRI 4.0