Transformasi Teknologi dari Masa ke Masa π’
♡ Transformasi
Teknologi
dari
Masa ke Masa ♡
Disusun Oleh :
Elok
Amalia Pasunja (11180676)
Hamasah Filistine (11181295)
Kelas 11.5A.39
Program Studi Sistem Informasi Akuntansi
Fakultas Teknik dan Informatika
Universitas Bina Sarana Informatika Kota
Bogor A
2020
Menurut Kamus Besar Bahasa
Indonesia (KBBI), transformasi merujuk pada perubahan rupa, baik itu dari
bentuk, sifat, ataupun fungsi. Transformasi juga memiliki arti berupa perubahan
struktur gramatikal menjadi struktur gramatikal lain dengan menambah,
mengurangi, atau menata kembali unsur-unsurnya. Singkatnya, kita bisa
mengatakan bahwa transformasi adalah perubahan.
Berbicara tentang perubahan,
apakah kalian menyadari hal apa yang sudah mengalami banyak perubahan? Yaaa,
Benar!!! Teknologi! Banyak sekali perubahan pada teknologi dari masa ke masa. Namun,
sebelum membahas tentang perubahannya, apakah kalian sudah tau apa yang
dimaksud dengan teknologi?
Teknologi berasal dari kata
technologia (bahasa Yunani) techno artinya ‘keahlian’ dan logia artinya ‘pengetahuan’.
Teknologi adalah berbagai keperluan serta sarana berbentuk aneka macam
peralatan atau sistem yang berfungsi untuk memberikan kenyamanan serta
kemudahan bagi manusia.
Pada awalnya makna teknologi
terbatas pada benda-benda berwujud seperti peralatan-peralatan atau mesin. Seiring
berjalannya waktu, makna teknologi mengalami perluasan. Ia tidak terbatas pada
benda berwujud, melainkan juga benda tak berwujud. semisal perangkat lunak,
metode pembelajaran, metode bisnis, pertanian dan lain sebagainya. Jadi kesimpulannya;
Teknologi adalah alat, mesin, cara, proses, kegiatan ataupun gagasan yang
dibuat untuk mempermudah aktifitas manusia dalam kehidupan sehari hari.
Manusia menggunakan teknologi dalam bidang komunikasi, pembelajaran, transportasi, bisnis, manufaktur, pengamanan data dan lain sebagainya. Definisi teknologi luas, setiap orang mempunyai cara sendiri untuk memahami maknanya. Yang jelas, teknologi tidak terbatas pada smartphone, laptop, komputer, pesawat, kereta. Peralatan sederhana seperti palu, sendok, kursi, botol pun adalah bagian dari teknologi.
1.
Transformasi
Teknologi pada Bidang Komunikasi
Teknologi Komunikasi adalah
peralatan perangkat keras (hardware)
dalam sebuah struktur organisasi yang mengandung nilai-nilai sosial yang
memungkinkan setiap individu mengumpulkan, memproses dan saling tukar menukar
informasi dengan individu-individu lain.
Hal-hal yang mendasari suatu hal dapat digolongkan ke dalam teknologi komunikasi, yaituΛ
a. Teknologi komunikasi dapat diimplementasikan dalam suatu alat.
b. Teknologi komunikasi dilahirkan oleh sebuah struktur sosial, ekonomi dan politik.
c. Teknologi komunikasi membawa nilai yang berasal dari struktur ekonomi, sosial dan politik.
d. Teknologi komunikasi meningkatkan kemampuan indera manusia terutama kemampuan
mendengar dan melihat.
Tahapan Transformasi Teknologi Komunikasi :
⛔ Masa Prasejarah
Pada masa prasejarah manusia telah menggunakan dan mengembangkan berbagai bentuk komunikasi dan informasi. Manusia mencoba menggunakan teknologi komunikasi berupa gambar yang menceritakan pengalaman kegiatan berburu pada dinding-dinding gua, menggunakan isyarat berupa bunyi untuk berkomunikasi dengan sesama dengan menggunakan genderang, terompet, api dan asap untuk menyampaikan pesan jarak jauh. Contoh karakter huruf yang digunakan pada masa ini adalah piktograf dan hierogliph.
Gambar : Hieroglyph Mesir Kuno
⛔ Masa Sejarah
Penemuan kertas oleh bangsa Cina menjadi tanda
perkembangan bahasa tulis dan cikal bakal kertas saat ini. Pada masa ini,
kertas terbuat dari serat bambu yang dihaluskan, disaring, dicuci kemudian
diratakan dan dikeringkan. Dengan ditemukannya kertas, muncul teknologi
percetakan dengan menggunakan balok kayu yang dilumuri tinta dan dicapkan pada
kertas.
⛔ Masa Modern
Beberapa teknologi komunikasi yang digunakan
adalah:
·
Mesin Cetak (1455)
·
Mesin Analitik (1830)
·
Telegraf dan Kode Morse (1837)
·
Film Pertama (1861)
Film merupakan alat komunikasi untuk
mengungkapkan gagasan kepada orang banyak. Awal mula film diciptakan pada tahun
1861.
·
Pesawat Telepon dan Fotografi (1877)
Berdasar pada teknologi telegraf, pada tahun
1877, Alexander Graham Bell menciptakan dan mengembangkan telepon yang
dipergunakan secara umum untuk kali pertama. Pada masa ini, ditemukan pula
fotografi dengan kecepatan tinggi oleh Edward Maybridge.
·
Pita Penyimpan Magnetis (1899)
·
Televisi Tabung (1923)
·
Media Penyimpanan Magnetic Tape (1940)
·
Hiperteks (1945)
·
Komputer Digital (1946)
·
Transistor (1948)
·
Transistor Planner (1957)
·
Jaringan Komputer Desentralisasi (1962)
Rand Paul Barand ditugaskan untuk
mengembangkan suatu sistem jaringan desentralisasi yang mampu mengendalikan
sistem pemboman dan peluncuran peluru kendali dalam perang nuklir.
·
Jaringan Komputer Pertama di Amerika Serikat
(1969)
Sistem jaringan yang pertama diberntuk dengan
menghubungkan empat titik tempat dengan kekuatan 50 Kbps.
·
Program E-mail (1972)
·
Internet (1973 - 1990)
Selain itu, kita juga dapat menyimak ringkasan tentang gambaran perkembangan Teknologi Komunikasi, pada video berikut;
Dampak Positif Perkembangan Teknologi Komunikasi
1.
Menghubungkan Orang di Seluruh Dunia
Perkembangan teknologi komunikasi saat ini
memiliki dampak global. Artinya, jika dahulu kita memiliki keterbatasan jarak
untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain tidak demikian dengan sekarang.
Tidak terbatas antar kota dan antar wilayah saja, komunikasi saat ini dapat
terjalin bahkan ke semua orang yang ada di seluruh penjuru dunia. Bukan hanya
itu saja, kita pun dapat terhubung dengan sangat cepat bahkan dalam hitungan
detik saja.
2.
Penyebaran Informasi yang Cepat
Perkembangan teknologi juga memberikan dampak
positif pada penyebaran informasi. Jika dahulu kita masih mengandalkan surat
kabar atau televisi untuk tahu informasi terkini, sekarang internet mengambil
peran keduanya. Kehadiran internet membuat penyebaran informasi terjadi dengan
sangat cepat bahkan real time. Apa yang terjadi detik ini di belahan bumi lain
dapat secara langsung Anda ketahui saat itu juga.
3.
Munculnya Media Sosial
Salah satu perkembangan teknologi komunikasi
ditandai dengan munculnya media sosial. Media sosial adalah sarana untuk kita
agar dapat terhubung dengan teman, keluarga, kerabat dimana saja melalui suatu
platform khusus. Contoh sosial media yang banyak dipakai oleh masyarakat adalah
Facebook, Instagram dan Twitter. Selain menghubungkan kita dengan teman lama
dan kerabat yang jauh, media sosial dimanfaatkan untuk kepentingan bisnis.
Melakukan promosi dan jual beli lewat media sosial bahkan kini menjadi cara
yang sangat efektif dalam mengumpulkan pundi-pundi rupiah.
4.
Sarana Berbagi File
Perkembangan teknologi komunikasi yang ada
sekarang juga memudahkan kita untuk berbagi file. Mulai dari musik, video, film
dan berbagai data lainnya dapat kita peroleh dengan beberapa klik saja. Melalui
media perantara internet, kegiatan berbagi file ini menjadi lebih mudah lagi
untuk dilakukan.
5.
Memajukan Dunia Pendidikan
Perkembangan teknologi komunikasi yang pesat
juga mendukung kemajuan dunia pendidikan. Kini masyarakat yang tinggal di
pelosok atau desa-desa terpencil juga dapat menikmati internet. Oleh karena
itu, informasi yang mereka dapatkan saat ini tidak bergantung pada narasumber
buku saja. Melalui internet, para siswa mendapat tambahan pengetahuan dan
wawasan yang baru dengan sangat mudah dan cepat. Pemerataan pendidikan pun
sekarang menjadi hal yang tidak mustahil lagi mengingat teknologi komunikasi
sekarang dapat dirasakan manfaatnya bahkan di tempat terpencil.
Dampak Negatif Perkembangan Teknologi Komunikasi
Disamping memberikan banyak
dampak positif, ternyata masih ada dampak negatif yang bisa terjadi dalam
perkembangan teknologi komunikasi. Kemajuan teknologi komunikasi yang ada
sekarang justru menurunkan semangat juang bagi sebagian orang. Karena segalanya
terasa mudah, banyak murid misalnya yang hanya murni melakukan copy paste dalam
mengerjakan tugas-tugas yang diberikan.
Dalam bidang bisnis, kemajuan
teknologi komunikasi juga memicu maraknya cyber crime. Kejahatan virtual
seperti hacking dan carding juga telah merugikan banyak orang. Oleh sebab itu kita
harus lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi online agar tidak terjerumus
dalam penipuan.
Pesatnya perkembangan teknologi komunikasi yang ada sekarang juga menyerang kehidupan sosial masyarakat. Tindakan cyberbullying, penyebaran berita hoax, ujaran kebencian dan konten pornografi dinilai cukup meresahkan. Efek yang ditimbulkan pun bukan perkara sepele karena akan merusak generasi bangsa dan memecah belah persatuan.
2.
Transformasi
Teknologi pada Bidang Pendidikan
Teknologi Pendidikan adalah
studi dan etika praktik untuk memfasilitasi dan meningkatkan kinerja belajar.
Studi dan etika praktik tersebut dapat melalui penciptaan, penggunaan,
pengaturan proses, dan sumber daya teknologi.
Teknologi Pendidikan
merupakan perpaduan dari unsur manusia, mesin, ide, prosedur, dan
pengelolaannya. Teknologi Pendidikan bersifat abstrak. Dalam hal ini Teknologi
Pendidikan bisa dipahami sebagai sesuatu proses yang kompleks, dan terpadu yang
melibatkan orang, prosedur, ide, peralatan, dan organisasi untuk menganalisis
masalah, mencari jalan untuk mengatasi permasalahan, melaksanakan, menilai,
mengelola pemecahan masalah yang mencakup semua aspek belajar manusia.
Tahapan Transformasi Teknologi Pendidikan:
Teknologi pendidikan, secara umum, telah
melewati lima tahap, yaitu:
π±Tahap pertama dari teknologi pendidikan digabungkan
dengan penggunaan alat bantu seperti grafik, peta, simbol, model, spesimen dan
bahan beton. Teknologi pendidikan adalah istilah yang digunakan sebagai sinonim
untuk alat bantu audio-visual.
π±Tahap kedua dari teknologi pendidikan
dikaitkan dengan 'revolusi elektronik' dengan pengenalan dan pembentukan
hardware canggih dan perangkat lunak. Penggunaan berbagai alat bantu audio
visual seperti proyektor, lentera ajaib, tape-recorder, radio dan televisi
membawa perubahan revolusioner dalam skenario pendidikan. Dengan demikian,
konsep teknologi pendidikan itu diambil dalam hal ini instrumen canggih dan
peralatan untuk presentasi yang efektif dari bahan ajar.
π±Tahap ketiga dari teknologi pendidikan terkait
dengan perkembangan media massa yang pada gilirannya menyebabkan 'revolusi
komunikasi 'untuk tujuan instruksional. Komputer-dibantu Instruksi (CAI) yang
digunakan untuk pendidikan sejak tahun 1950-an juga menjadi populer selama era
ini.
π± Tahap keempat dari teknologi pendidikan adalah
dilihat oleh proses individual instruksi. Penemuan pembelajaran diprogram dan
instruksi diprogram memberikan dimensi baru untuk teknologi pendidikan. Sebuah
sistem belajar mandiri berdasarkan bahan diri instruksional dan mesin mengajar
muncul.
π±Konsep terbaru dari teknologi pendidikan
dipengaruhi oleh konsep rekayasa sistem atau pendekatan sistem yang berfokus
pada laboratorium bahasa, mengajar mesin, diprogram instruksi, teknologi
multimedia dan penggunaan komputer dalam instruksi. Menurut itu, teknologi
pendidikan adalah cara sistematis merancang, melaksanakan dan mengevaluasi
proses total belajar mengajar dalam hal tujuan spesifik berdasarkan penelitian.
Berikut ini adalah video tentang salah satu contoh metode pembelajaran modern, yaitu e-learning dan online learning:
Dampak Positif Perkembangan Teknologi Pendidikan
Pengembangan dan penerapan teknologi informasi
juga bermanfaat untuk pendidikan (Suripto dkk, 2014: 3), antara lain:
- Munculnya Media Massa, khususnya media elektronik
sebagai sumber ilmu dan pusat Pendidikan. Seperti jaringan Internet, Lab. Komputer
Sekolah dan lain-lain.
Dampak dari hal ini yaitu guru bukanlah satu-satunya sumber ilmu pengetahuan, sehingga siswa dalam belajar tidak perlu terlalu terpaku terhadap Informasi yang diajarkan oleh guru, tetapi juga dapat mengakses materi pelajaran langsung dari Internet, oleh karena itu guru disini bukan hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembimbing siswa untuk mengarahkan dan memantau jalannya pendidikan, agar siswa tidak salah arah dalam menggunakan Media Informasi dan Komunikasi dalam pembelajaran.
- Munculnya metode-metode pembelajaran yang baru, yang memudahkan siswa dan guru dalam proses pembelajaran.
Dengan kemajuan Teknologi terciptalah metode-metode
baru yang membuat siswa mampu memahami materi-materi yang abstrak, karena
materi tersebut dengan bantuan Teknologi bisa dibuat abstrak, dan dapat dipahami
secara mudah oleh siswa.
- Sistem pembelajaran tidak harus melalui tatap muka.
Selama ini, proses pembelajaran yang kita kenal yaitu adanya pembelajaran yang disampaikan hanya dengan tatap muka langsung, namun dengan adanya kemajuan teknologi, proses pembelajaran tidak harus mempertemukan siswa dengan guru, tetapi bisa juga menggunakan jasa pos Internet dan lain-lain.
- Adanya sistem pengolahan data hasil penilaian yang menggunakan pemamfaatan Teknologi.
Dulu, ketika orang melakukan sebuah penelitian, maka untuk melakukan analisis terhadap data yang sudah diperoleh harus dianalisis dan dihitung secara manual. Namun setelah adanya perkembangan IPTEK, semua tugasnya yang dulunya dikerjakan dengan manual dan membutuhkan waktu yang cukup lama, menjadi sesuatu yang mudah untuk dikerjakan, yaitu dengan menggunakan media teknologi, seperti Komputer, yang dapat mengolah data dengan memamfaatkan berbagai program yang telah di installkan.
- Pemenuhan kebutuhan akan fasilitas pendidikan dapat dipenuhi dengan cepat.
Dalam bidang pendidikan tentu banyak hal dan
bahan yang harus dipersiapkan, salah satu contoh, yaitu; Penggandaan soal
Ujian, dengan adanya mesin foto copy, untuk memenuhi kebutuhan akan jumlah soal yang banyak tentu
membutuhkan waktu yang lama untuk mengerjakannya apabila dilakukan secara manual.
Tapi dengan perkembangan teknologi semuanya itu dapat dilakukan hanya dalam waktu
yang singkat. Khususnya dalam kegiatan pembelajaran, ada beberapa manfaat yang dapat
diperoleh dari perkembangan IPTEK, yaitu:
1)
Pembelajaran menjadi lebih efektif dan
menarik.
2)
Dapat menjelaskan sesuatu yang sulit /
Kompleks.
3)
Mempercepat proses yang lama.
4)
Menghadirkan peristiwa yang jarang terjadi.
5)
Menunjukkan peristiwa yang berbahaya atau
diluar jangkauan.
Selain itu, marilah kita simak video penjelasan tentang Kecerdasan Buatan dalam Bidang Pendidikan:
Dampak Negatif Perkembangan Teknologi Pendidikan
Disamping dampak positif yang
ditimbulkan oleh perkembangan IPTEK, juga akan muncul dampak negatif yang akan
ditimbulkan oleh perkembangan IPTEK dalam proses pendidikan, (Sudibyo,
2011:182) antara lain:
·
E-learning yang dapat menyebabkan pengalih fungsian
guru dan mengakibatkan guru jadi tersingkirkan, atau juga menyebabkan terciptanya
individu yang bersifat individual karena sistem pembelajaran dapat dilakukan dengan
hanya seorang diri. Bahkan dimungkinkan etika dan disiplin peserta didik susah
atau sulit untuk diawasi dan dibina, sehingga lambat laun etika dan manusia khususnya
para peserta didik akan menurun drastis, serta hakikat manusia yang utama yaitu
sebagai makhluk sosial akan tergerus.
·
Seringnya mengakses internet dikhawairkan siswa/mahasiswa
bukannya benar-benar memanfaatkan teknologi informasi dengan optimal, tetapi
malah mengakses hal-hal yang tidak baik, seperti pornografi, game online.
Bahkan dapat terkena cyber-relational addiction ialah keterlibatan yang
berlebihan pada hubungan yang terjalin melalui internet (seperti melalui chat
room dan virtual affairs) sampai kehilangan kontak dengan hubunganhubungan yang
ada dalam dunia nyata.
·
Peserta didik bisa terkena information
overload, yakni menemukan informasi yang tidak habis habisnya yang tersedia di
internet, sehingga rela menghabiskan waktu berjam-jam untuk mengumpulkan dan
mengorganisir informasi yang ada, yang akhirnya dapat membuat seseorang
kecanduan, terutama menyangkut pornografi dan dapat menghabiskan uang karena
hanya untuk melayani kecanduan tersebut.
·
Pelajar atau juga mahasiswa menjadi pecandu dari
keberadaan dunia maya secara berlebihan. Hal ini bisa terjadi ketika
siswa/mahasiswa tidak memiliki sikap skeptic serta kritis terhadap sesuatu hal
yang baru. Apalagi dalam konteks dunia maya (internet) mereka secara tidak
langsung telah masuk di dalam dunia yang over free, maka sangat penting adanya kedua
sikap di atas untuk menjadi benteng atau filter dari segala sumber informasi
yang ada. Selain itu, yang tidak kalah pentingnya ialah perhatian dari orang
tua juga sangat berperan dalam menanamkan nilai-nilai tentang sebuah norma
agama sebagai landasan hidup.
·
Tindakan kriminal (Cyber Crime). Di dalam dunia
pendidikan hal ini dapat terjadi, misalnya pencurian dokumen atau asset penting
tentang sebuah tatanan pendidikan yang sesungguhnya dirahasiakan (dokumen
mengenai ujian akhir atau negara) dengan media internet.
·
Menimbulkan sikap yang apatis pada masing-masing
individu, baik bagi pelajar/siswa/ mahasiswa maupun pengajar/guru/dosen. Hal
ini dapat dilihat misalnya pada sistem pembelajaran yang bersifat virtual
maupun e-learning. Di mana sistem pembelajaran yang tidak saling bertemu antara
peserta didik dengan pengajar, maka dapat terjadi peserta didik kurang aktif
dalam sistem pembelajaran dan hasilnya tidak maksimal (Asmani, 2011: 149).
3.
Transformasi
Teknologi pada Bidang Transportasi
Teknologi transportasi adalah
sebuah teknologi yang mampu mendukung pemindahan manusia atau barang dari satu
tempat ke tempat lain dengan menggunakan sebuah kendaraan yang digerakkan oleh
manusia ataupun mesin, lalu transportasi sendiri digunakan dan diciptakan untuk
memudahkan manusia dalam melakukan aktifitas sehari-hari.
Tahapan Transformasi Teknologi Transportasi :
π Pada jaman dahulu manusia mengangkut barang
masih menggunakan kerbau atau kuda, lalu berkembang menggunakan becak, dan
sekarang sudah menggunakan mobil .
Dampaknya : Memudahkan manusia untuk
mengangkut barang yang dibawa dan lebih cepat mencapai untuk perpindahan barang
jalur darat
πPada jaman dahulu balon udara menjadi mode
angkut yang digunakan perusahaan penerbangan. Sekarang sudah menggunakan
pesawat sebagai mode angkut pada
perusahaan penerbangan
Dampaknya : Mempersingkat waktu perjalanan dan
keamanan lebih terjaga saat melewati jalur udara
πPada jaman dahulu manusia masih menggunakan
rakit kayu untuk menyeberangi dan mengangkut barang melewati laut, sungai
ataupun danau, kemudian berkembang menjadi sampan dan perahu layar hingga
sekarang berkembang menjadi kapal bermesin seperti kapal pesiar, kapal
feri, dan kapal tanker
Dampaknya : Memudahkan banyak orang
menyebrangi lautan dan mengangkut barang jalur air.
πPada jaman dahulu orang berpergian dengan
menggunakan delman yaitu kereta beroda dua yang ditarik kuda kemudian
berkembang menggunakan sepeda dan sekarang sudah menggunakan sepeda motor.
Dampaknya :
perjalanan lebih cepat dan bisa digunakan sebagai mata pencaharian
πPada jaman dahulu masyrakat menggunakan kereta
api yang berbahan bakar batu bara yang cenderung kurang cepat perjalanannya
sekarang sudah berkembang dengan adanya kereta listrik.
Dampaknya : kereta listrik berkecepatan lebih tinggi lebih cepat sampai tujuan dan orang-orang akan lebih memilih untuk mempersingkat waktu perjalanan.
Berikut ini adalah perkembangan transportasi umum di Indonesia:
Dampak Positif Perkembangan Teknologi Transportasi
·
Tingkat kenyamanan saat berkendara semakin
tinggi
·
Murahnya biaya transportasi umum
·
Waktu yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan
semakin cepat
·
Ilmu pengetahuan dan teknologi semakin mudah
diperoleh
·
Mempermudah akses untuk memenuhi kebutuhan
·
Meningkatkan keterbukaan akan hal baru bagi
masyarakat
·
Mempermudah pendistribusian barang-barang
· Menjadi peluang usaha bagi pedagang
Dampak Negatif Perkembangan Teknologi Transportasi
·
Menyebabkan polusi udara
·
Menimbulkan perilaku konsumtif
·
Membuat ketergantungan dan kecanduan terhadap
teknologi
·
Meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas
·
Menjadi daya ukur keberhasilan finansial
seseorang
·
Kesenjangan ekonomi akan semakin nampak
·
Menyebabkan kemacetan di jalan raya
·
Minyak bumi menjadi semakin langka
·
Alam menjadi tidak indah (elastis)
·
Terjadi pencemaran udara serta pencemaran
suara
·
Tingginya kadar polusi udara
·
Berkurangnya area pertanian
Walaupun banyak sekali manfaat dari terciptanya kendaraan modern, namun ada juga efek negatifnya, yaitu polusi dari asap kendaraan yang dikeluarkan, dan polusi tersebut sangat berbahaya bagi manusia, berikut ini adalah penjelesalan tentang bahayanya polusi asap kendaraan:
4.
Transformasi
Teknologi pada Bidang Bisnis / Ekonomi
Kemajuan teknologi di bidang
ekonomi bisa dilihat dari sistem keuangan yang digunakan oleh banyak orang saat
ini. Misalnya, zaman dahulu transaksi pembelian dan penjualan dilakukan secara
manual tetapi sekarang mulai beralih ke sistem online, yang dimana pembeli dan
penjual tidak harus saling bertatap muka untuk bertransaksi.
Sistem keuangan lainnya yang
juga semakin maju dan berkembang di bidang teknologi ini adalah hadirnya
e-money, yang semakin memudahkan sistem pembayaran di segala hal.
π E-business atau Electronic Business
E-business atau Electronic Business dapat
diterjemahkan sebagai kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dan
semiotomatis dengan menggunakan sistem informasi komputer, yaitu berupa suatu
kegiatan transaksi, jual-beli, maupun bisnis yang dilakukan melalui perangkat
elektronik atau dengan internet sehingga perusahaan dapat langsung berinteraksi
dengan costumer, supplier, maupun rekan bisnis perusahaan, serta dapat memenuhi
permintaan dan melayani kepuasan pelanggan secara lebih baik. E-bisnis juga
memungkinkan suatu perusahaan untuk berhubungan dengan sistem pemrosesan data
internal dan eksternal mereka secara lebih efisien dan fleksibel.
Γ 5
keuntungan e-bisnis menurut Charles R. Rieger dan Mary P. Donato yaitu:
·
Efesiensi
Manfaat paling cepat yang dapat diperoleh perusahaan yang terjun dalam E-bisnis adalah perbaikan tingkat efisiensi. Dengan dimanfaatkannya teknologi informasi di dalam berbagai rangkaian bisnis sehari-hari, maka akan terlihat bagaimana perusahaan dapat mengurangi total biaya operasional yang biasa dikeluarkannya.
·
Efektivitas
Efektivitas dirasakan ketika terjadi
perubahan-perubahan yang cukup signifikan dalam cara perusahaan melakukan
aktivitas operasional sehari-hari. Dengan teknologi informasi, perusahaan dapat
berhubungan dengan pelanggannya secara nonstop selama 24 jam. Contoh penerapan
konsep e-supply chain membuat managemen dapat meningkatkan service level kepada
pelangganya, contoh lainnya dengan mengimplementasikan aplikasi ERP pada
perusahaan memberikan dampak meningkatnya kualitas pengambilan keputusan dari
manajemen.
·
Jangkauan
Dengan menggunakan e-bisnis, Perusahaan mampu
memperluas jangkauan dan ruang gerak perusahaan untuk ekspansi dengan mudah
(menembus batas ruang dan waktu) tanpa memerlukan biaya yang relatif mahal, dan
juga memenuhi kebutuhan pelanggan, sehingga pelanggan lebih nyaman dan aman
dalam menggunakan jasa yang di tawarkan. Selain itu memungkinkan perusahaan
untuk memperluas jangkauan domain kerja sama dengan mitranya secara signifikan.
·
Struktur
Terciptanya berbagai jenis produk dan jasa
baru akibat konvergensi berbagai sektor industri yang selama ini secara
struktur terlihat berdiii sendiri-sendiri. Contohnya adalah; bagaimana sebuah
kendaraan dapat jual dengan cara lelang, sebuah bank virtual yang berfungsi
sebagai penasehat keuangan dan lainnya.
·
Peluang
Terbukanya kesempatan yang lebar bagi pelaku
bisnis untuk berinovasi menciptakan produk maupun jasa baru akibat
berkembangkanya teknologi informasi baru dari waktu ke waktu. Contohnya dalam
bidang pendidikan adalah; saat ini semakin marak situs penyelengara pendidikan
secara online / virtual.
Selain itu juga terdapat manfaat e-business;
Γ Bagi
Perusahaan, yaitu Memperluas pasar hingga mencakup pasar nasional dan pasar
global, sehingga perusahaan dapat menjangkau lebih banyak pelanggan, memilih
pemasok terbaik dan menjamin relasi dengan mitra bisnis yang dinilai paling
cocok.
Γ Bagi
Customer, yaitu Memungkinkan konsumen berbelanja atau melakukan transaksi
lainnya setiap saat (24 jam sehari) dan dari hampir semua lokasi.
Γ Bagi
Masyarakat, yaitu Memungkinkan lebih banyak orang bekerja di rumah dan lebih
jarang bepergian untuk berbelanja, sehingga kemacetan dan polusi udara bisa
berkurang.
π E-commerce
E-commerce atau perdagangan elektronik adalah
penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem
elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya.
E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data
elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data
otomatis.
Γ Keuntungan
E-Commerce
·
Pelayanan terhadap pelanggan lebih baik.
·
Hubungan dengan pemasok dan masyarakat
keuangan menjadi lebih baik.
·
Pengembalian atas investasi pemegang saham dan
pemilik yang meningkat.
Γ Keuntungan
Bagi Perusahaan
- Dapat menjangkau pembeli potensial dalam jumlah besar dalam hitungan global,
- Biaya iklan lebih murah daripada media iklan TV, koran atau Radio dengan tampilan bisa update terbaru dengan biaya minimal,
- Dapat memanfaatkan media social untuk komunikasi dengan pemasok, pabrik, penyalur dan pelanggan secara online,
- Tingkat pemasaran dapat dikembanagkan sesuai dengan keinginan pembeli,
- Tidak dikenai pajak penjualan.
Γ Keuntungan Bagi Konsumen
- Electronic commerce memungkinkan pelanggan untuk berbelanja atau melakukan transaksi lain selama 24 jam sehari sepanjang tahun dari hamper setiap lokasi.
- Electronic commerce meemberikan lebih banyak pilihan kepada pelanggan; mereka bisa memilih berbagai produk dari banyak vendor.
- Electronic commerce menyediakan produk-produk dan jasa yang tidak mahal kepada pelanggan dengan cara mengunjungi banyak tempat dan melakukan perbandingan secara cepat.
- Dalam beberapa kasus, khususnya pada produk-produk yang digitized, EC menjadikan pengiriman menjadi sangat cepat.
- Pelanggan bisa menerima informasi relevan secara detail dalam hitungan detik, bukan lagi hari atau minggi.
- Electronic commerce memungkinkan partisipasi dalam pelelangan maya (virtual auction).
- Electronic commerce memberi tempat bagi para pelanggan untuk berinteraksi dengan pelanggan lain di electronic community dan bertukar pikiran serta berbagai pengalaman.
- Electronic commerce memudahkan persaingan, yang pada akhirnya akan menghasilkan diskon secara substansial.
Γ Keuntungan Bagi Masyarakat
- Electronic commerce memungkinkan orang untuk bekerja di dalam rumah dan tidak banyak keluar untuk berbelanja, akibatnya ini akan menurunkan arus kepadatan lalu lintas di jalan serta mengurangi polusi udara.
- Elctronic commerce memungkinkan sejumlah barang dagangan dijual dengan harga lebih rendah, sehingga orang yang kurang mampu bisa membeli lebih banyak dan meningkatkan taraf hidup mereka.
- Electronic commerce memungkinkan orang di negara-negara Dunia ketiga dan wilayah pedesan untuk menikmati aneka produk dan jasa yang akan susah mereka dapatkan tanpa EC. Ini juga termasuk peluang untuk belajar berprofesi serta mendapatkan gelar akademik.
- Electronic commerce memfasilitasi layanan publik, seperti perawatan kesehatan, pendidikan, dan pemerataan layanan sosial yang dilaksanakan pemerintah dengan biaya yang lebih rendah, dan dengan kualitas yang lebih baik. Layanan perawatan kesehatan, misalnya, bisa menajangkau pasien di daerah pedesaan.
Berikut ini adalah pernyataan dari Menteri Keuangan Indonesia, Ibu Sri Mulyani, yang sangat setuju dengan penggunaan e-Commerce, karena sangat membantu untuk tetap dapat melakukan kegiatan jual beli walau pada masa pandemi corona saat ini:
5.
Transformasi
Teknologi pada Bidang Manufaktur
Tahapan Transformasi Teknologi Manufaktur :
πRevolusi industri pertama terjadi pada
pertengahan abad ke-18 ditandai dengan penemuan mesin uap yang digunakan pada
proses produksi barang. Saat itu, di Inggris mesin uap digunakan sebagai alat
tenun mekanis pertama pada industri tekstil. Sebelumnya masyarakat Inggris
masih menggunakan tenaga manusia dalam menenun.
πRevolusi kedua terjadi di awal abad 20.
Ditandai dengan penemuan tenaga listrik. Pada era ini juga terdapat spesialisasi
pekerjaan. Pekerja dituntut untuk mempelajari satu bidang dan memperdalamnya.
Revolusi industri kedua juga akhirnya berdampak pada kondisi militer pada
perang dunia II. Ribuan transportasi tempur diproduksi secara cepat dan massal
menggunakan conveyor belt dan juga tenaga listrik. Era Industri ini juga
menandakan adanya perubahan masyarakat agraris menjadi masyarakat industri
manufaktur. Pada era revolusi 2.0, manusia dituntut untuk mempelajari mesin dan
kelistrikan.
πRevolusi industri 3.0 ditandai dengan
komputasi data. Pada era ini manusia tidak lagi memiliki peranan penting dalam
proses produksi. Industri bukan hanya mengandalkan proses dan tenaga namun juga
informasi.
πRevolusi industri 4.0 tercetus muncul pada pada tahun 2000-2005. Salah satunya adalah penggunaan robot pada industri manufaktur, pengolahan data yang tersimpan pada internet, collaborative-working yang terhubung dengan internet, dan juga otomasi beberapa pekerjaan seperti ticketing dan juga pengarsipan. Orang-orang meyakini bahwa revolusi industri 4.0 akan menghapus beberapa bidang pekerjaan yang repetitif sehingga dapat mengancam siapapun terutama beberapa generasi seperti generasi boomers atau X. Pada industri 4.0 SDM perusahaan tidak lagi berfokus pada jumlah produksi, namun persaingan yang lebih dalam seperti bagaimana industri mampu memberikan inovasi, memaksimalkan pelayanan, dan juga kecepatan pengembangan ide.
Berikut ini adalah gambaran dan ringkasan tentang Revolusi Industri 1.0 sampai 4.0:
Dampak Positif Perkembangan Teknologi Manufaktur
Industrialisasi berperan
penting dalam pembangunan negara-negara belum maju. Catatan sejarah
menunjukkan, negara-negara maju di dunia memutus lingkaran setan kemiskinan. Caranya
dengan melakukan industrialisasi daripada fokus pada pertanian atau produksi
sumber daya nasional.
Berikut ini beberapa dampak positif industrialisasi:
·
Peningkatan pendapatan nasional
Industrialisasi memungkinkan negara-negara
mengoptimalkan sumber daya mereka yang mulai berkurang. Industrialisasi
meningkatkan kuantitas dan kualitas akan barang-barang yang diproduksi suatu
perusahaan. Inilah yang membuat kontribusi lebih besar pada produk nasional
bruto atau Gross National Product (GNP).
·
Standar hidup yang lebih tinggi
Dalam masyarakat industri, tenaga kerja lebih
berharga. Apabila produktivitas lebih tinggi maka pendapatan individu
meningkat.
·
Stabilitas ekonomi
Negara yang bergantung pada produksi dan
ekspor bahan mentah saja tidak dapat mencapai tingkat pertumbuhan ekonomi yang
cepat. Permintaan yang terbatas dan fluktuatif akan produk pertanian dan bahan
mentah didukung ketidakpastian alam akan menghambat kemajuan ekonomi. Kemajuan
ekonomi yang terhambat mengarah pada ekonomi yang tidak stabil atau tidak aman.
·
Peningkatan neraca pembayaran
Industrialisasi mengubah pola perdagangan luar
negeri di dalam suatu negara. Peningkatan ekspor barang-barang manufaktur lebih
menguntungkan dalam valuta asing. Pada saat yang sama memproses bahan mentah di
dalam negeri akan membatasi impor barang sehingga menghemat devisa. Dampak
orientasi ekspor dan substitusi impor dari industrialisasi membantu
meningkatkan neraca pembayaran.
·
Menstimulasi kemajuan sektor lain
Industrialisasi mendorong kemajuan
sektor-sektor ekonomi lainnya. Perkembangan pada satu industri berdampak pada
pengembangan dan perluasan industri terkait.
·
Peningkatan peluang kerja
Industrialisasi memberikan peningkatan
kesempatan kerja di industri skala kecil dan besar. Industri menyerap pekerja
yang menganggur dan pengangguran dari sektor pertanian sehingga meningkatkan
pendapatan masyarakat.
·
Spesialisasi pekerja lebih besar
Industrialisasi membuka jalan pada tenaga
kerja khusus atau tenaga kerja ahli untuk lebih dikenal. Pembagian kerja ini
meningkatkan produk nilai marjinal tenaga kerja. Tenaga kerja khusus lebih
menguntungkan. Pendapatan sektor pekerja di industri rata-rata akan lebih
tinggi daripada pekerja di sektor pertanian.
Dampak Negatif Perkembangan Teknologi Manufaktur
·
Urbanisasi
Akibat industrialisasi, orang-orang dari
pedesaan akan migrasi ke kota karena mencari pekerjaan di pabrik. Urbanisasi
adalah perpindahan masyarakat dari desa ke kota. Akibatnya, populasi penduduk
di kota meningkat.
·
Pencemaran lingkungan
Dikutip dari Investopedia, Industrialisasi
berkontribusi negatif terhadap lingkungan. Antara lain polusi (baik udara, air
dan tanah), peningkatan emisi gas rumah kaca dan pemanasan global, perubahan
iklim. Proses industrial dapat menyebabkan masalah kesehatan pada manusia
hingga punahnya spesies baik tanaman maupun hewan akibat eksploitasi.
·
Kesenjangan pendapatan
Pemisahan modal dan tenaga kerja menciptakan
perbedaan pendapatan antara buruh dan orag-orang yang mengendalikan sumber daya
modal.
Sekarang ini indonesia sedang memasuki Revolusi Industri 4.0, alangkah baiknya jika kita, sebagai masyarakat yang budiman mengetaui dampak Positif dan Negatif dari Revolusi Industri 4.0 tersebut agar kita dapat mengambil yang hal baik dan membuang hal yang buruk dari Revolusi Industri 4.0 tersebut:














Kunjungi postingan terbaru kamiii di : https://randommefandome.blogspot.com/2020/10/revolusi-industri-40.html
BalasHapusπππ